MANAGED BY:
SELASA
27 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Kamis, 22 Juli 2021 13:36
Kecamatan Penajam Sudah Pantas Pemekaran
BISA DIPECAH: Kecamatan Penajam memiliki jumlah penduduk terbanyak di PPU. Penajam punya potensi dimekarkan menjadi tiga kecamatan lagi. (Moeso/Balikpapan Pos)

PROKAL.CO,

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) hingga saat ini selalu melakukan komunikasi terkait penyamaan data terbaru kependudukan warga Penajam Paser Utara (PPU). Hal ini rutin mereka lakukan agar tidak ada selisih data kependudukan pada saat terjadi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Pemilihan Legislatif (Pileg), dan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

"KPU minta data yang terbaru, yaitu yang mati siapa, yang datang siapa, yang pindah siapa, dan yang wajib KTP siapa yang terbaru, jadi update terus. Kami rutinitas saja itu, ingin memvalidkan data saja. Jangan sampai nanti dalam Pilkades, pilkada atau pileg ada selisih data kependudukan," ungkap Kepala Disdukcapil, Suyanto.

Dari data yang ada saat ini, Kecamatan Penajam merupakan kecamatan yang paling tinggi jumlah penduduknya yaitu 87.000 jiwa. Dengan jumlah yang besar tersebut, Penajam mempunyai potensi untuk dimekarkan menjadi tiga kecamatan, mengingat jumlah penduduk di tiga kecamatan lainya jauh di bawah Penajam.

"Penduduk lebih banyak di Penajam, 87.000 orang. Kalau Waru 19.000, Babulu 36.000, Sepaku 37.000. Sepaku dan Babulu selisih 1.000. Penajam bisa dipecah jadi tiga kecamatan," jelas Suyanto.

Lebih lanjut Suyanto menjelaskan, untuk jumlah penduduk yang wajib memiliki KTP jumlahnya di bawah angka tersebut di atas. Saat ini Kecamatan Penajam memiliki jumlah wajib KTP terbanyak yaitu 58.800 jiwa, sedangkan Kecamatan Waru yang paling sedikit jumlah wajib KTP-nya yaitu 13.600 jiwa.

"Jumlah paling banyak Penajam, itu wajib KTP-nya 58.800. Kalau Waru 13.600, Babulu 25.300, Sepaku 26.111," tutur Suyanto. (bp-6/cal)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 27 Juli 2021 11:21

Tambah Empat Meninggal, Kewalahan Mencari Donor Plasma di Paser

TANA PASER - Kasus kematian Covid-19 di Kabupaten Paser meningkat.…

Selasa, 27 Juli 2021 11:17

Level 4, PPU Lakukan Pengetatan

PENAJAM - Tingkat infeksi virus corona kian mengkhawatirkan di Penajam…

Jumat, 23 Juli 2021 12:02

PPU Sekolahkan Dokter untuk RSUD, Spesialis Bedah Tulang Paling Mendesak

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung, Penajam…

Kamis, 22 Juli 2021 13:36

Kecamatan Penajam Sudah Pantas Pemekaran

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) hingga saat ini selalu…

Sabtu, 17 Juli 2021 11:53

Kuli Bangunan Tewas, Diduga Korban Penganiayaan

Satreskrim Polres Paser mendapatkan laporan adanya penemuan sesosok mayat di…

Selasa, 13 Juli 2021 10:51

Memasuki Pancaroba, Warga PPU Diminta Tidak Tebang Pohon

Sudah beberapa pekan ini intensitas hujan cukup tinggi di wilayah…

Sabtu, 10 Juli 2021 11:31

Objek Wisata dan Tempat Hiburan di PPU Ditutup Sementara

Sudah diketahui bersama bahwa kasus Covid-19 di Kabupaten Penajam Paser…

Sabtu, 10 Juli 2021 11:09

50 Kepala Keluarga di Perbatasan Tak Punya Identitas, Anak-Anaknya Tak Dapat Bersekolah

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara…

Sabtu, 10 Juli 2021 10:58

RSUD Belum Tahu Covid Varian Mana yang Melonjak

Melonjaknya kasus Covid 19 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)…

Kamis, 24 Juni 2021 11:18

Jalan Tak Bisa Dilewati, Petani Meninggal Saat Angkut Padi

Adanya laporan seorang petani di Desa Sido Rejo, Kabupaten Penajam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers