MANAGED BY:
SELASA
18 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Selasa, 10 Agustus 2021 12:21
Bisa Komplikasi jika Terlalu Sering Swab

SEIRING berjalannya waktu, pandemi Covid-19 membuat masyarakat harus terus bergerak, tapi dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes). Tak hanya penggunaan masker, hasil tes negatif Covid-19 juga kerap digunakan sebagai salah satu persyaratan. Tujuannya, untuk mengetahui dirinya terpapar Covid-19 atau tidak.

Dokter Spesialis THT dr Denny Rizaldi Arianto Sp THT-KL menerangkan bahwa sebenarnya, tes swab itu baik dilaksanakan jika seseorang terdapat gejala (keluhan). Misalnya, badan panas/febris, pilek, buntu hidung, batuk, sakit tenggorokan, diare, dan Anosmia. Atau, sebagai syarat kebutuhan. Misalnya, untuk syarat bepergian. Jadi, harus menujukkan hasil tes swab. Jika ikut fasilitas pelayanan kesehatan (fayankes), biasanya ada aturan bahwa hasil swab berlaku maksimal 3 hari.

Menurut dr Denny, sekarang yang dianjurkan minimal tes swab antigen. Sementara itu, standarnya tes swab PCR Nasofaring. Namun, dia menyatakan bahwa banyak juga yang sudah beredar bahwa orang menggunakan tes swab antigen secara mandiri. “Yang harus diwaspadai itu, jika seseorang memiliki keluhan,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Dalam hal ini, biasanya terjadi pada orang yang memiliki gangguan kerap mimisan dan hidung tersumbat. Jadi, dipastikan lebih dulu. Kemungkinan ada suatu penyakit tertentu atau tumor. “Tentunya, jika punya keluhan, tidak bisa langsung main sogrok,” terangnya. Karena itu, masyarakat harus hati-hati sebelum melaksanakan swab mandiri.

Selanjutnya, masyarakat juga diharapkan kooperatif saat melaksanakan swab. Artinya, saat alat swab dimasukkan ke dalam lubang hidung, harus yakin dan tidak banyak bergerak. “Dikhawatirkan, ujung alat swab bisa putus di dalam,” lanjutnya. Akibatnya, malah bisa melukai nasofaring alias rongga dalam hidung yang rawan jika terluka. Meski jarang terjadi, lanjutnya, tetap perlu kewaspadaan bersama agar hal itu tidak sampai terjadi.

Hal itu juga bisa terjadi jika seseorang terlalu sering melakukan swab. Misalnya, sehari sekali untuk kebutuhan suatu kegiatan rutin. “Jika memang untuk mengetahui penularan Covid-19, saya kira virus itu tidak akan langsung menulari seseorang,” paparnya. Sebab, memerlukan waktu inkubasi dan bergantung imunitas seseorang yang beragam.

Karena itu, dia menyarankan agar seseorang selektif dalam melakukan tes swab. “Jadi, ndak mungkin disogrok setiap hari,” terangnya. Terlebih, dia menegaskan bahwa tes swab setiap hari juga tidak efektif. “Lebih baik, sesuai kebutuhan saja,” pungkasnya.

Terpisah, salah seorang dokter yang menangani pasien Covid-19 dr Angga Mardro Raharjo membenarkan hal itu. Sebenarnya, tes swab itu dilakukan untuk kebutuhan tracing dan testing. “Misalnya, ada yang bergejala atau pernah ada kontak erat dengan pasien Covid-19,” ujarnya. Namun, pada umumnya, dia menjelaskan bahwa virus dalam pasien itu bisa terindikasi sekitar hari kelima penularan. Jadi, baik dilakukan tracing pada saat itu.

“Namun, saya tidak menyarankan melakukan tes swab setiap hari karena tidak efektif, kalau untuk persyaratan malah lebih baik menggunakan bukti vaksinasi,” paparnya. Jadi, meski terpapar, tidak memperburuk keadaan. Terlebih, dia menegaskan bahwa vaksinasi saja tidak cukup, tapi penerapan prokes juga harus ketat. (jpg)



BACA JUGA

Sabtu, 25 Desember 2021 12:32

13 Kondisi Anak Tak Boleh Divaksin Covid-19

SAAT ini, Pemerintah telah memulai program vaksinasi Covid-19 bagi anak usia…

Kamis, 02 Desember 2021 14:06

6 Jenis Medical Check Up yang Wajib Dilakukan Wanita

MEDICAL Check Up atau pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh merupakan pemeriksaan untuk…

Senin, 11 Oktober 2021 10:48

Begini Menjaga Kesehatan Jantung Selama Pandemi

Menjaga kesehatan dan diri dari dari risiko penularan Covid-19 memang…

Jumat, 08 Oktober 2021 12:18

Osteoporosis, Penyakit Tersembunyi yang Tidak Disadari

DOKTER Spesialis Ortopedi & Traumatologi dr. Ricky Edwin Pandapotan Hutapea, Sp.OT…

Rabu, 25 Agustus 2021 11:11

Ini Kebiasaan Sehari-hari yang Memicu Diabetes

PENYAKIT diabetes bisa muncul karena dipicu oleh banyak faktor. Bisa karena…

Selasa, 10 Agustus 2021 12:21

Bisa Komplikasi jika Terlalu Sering Swab

SEIRING berjalannya waktu, pandemi Covid-19 membuat masyarakat harus terus bergerak, tapi…

Selasa, 13 Juli 2021 10:55

Mengenal Endometriosis Reproduksi Perempuan

RASA nyeri saat haid tak bisa sepenuhnya dianggap enteng. Pada beberapa…

Selasa, 13 Juli 2021 10:49

Kena Flu Perlu Di-swab Juga, Ini Penjelasannya

WALAU memiliki gejala mirip, ada sejumlah hal yang membedakan antara flu…

Rabu, 07 Juli 2021 12:49

Jangan Pakai Masker Terlalu Tebal

MASKER kain menjadi salah satu masker yang paling banyak diminati masyarakat.…

Jumat, 02 Juli 2021 12:05

Ini Langkah Pertolongan Pertama ketika Mimisan

Sering mimisan? Ini 5 langkah pertolongan pertama menangani mimisan. Mimisan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers