MANAGED BY:
RABU
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Rabu, 08 September 2021 12:04
Setelah 35 Tahun, Jalan Itu Ditutup Tembok oleh Warga
TIDAK BISA LEWAT: Jalan ditutup sehingga warga sekitarnya tidak bisa lewat. Warga terpaksa lewat jalan alternatif yang berbahaya, naik tangga melewati bangunan rumah yang belum jadi, dan turun lagi lewat tangga

 Hingga Selasa siang (7/9),  tembok yang menutupi jalan beberapa rumah Warga RT  51 Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara,  masih berdiri kokoh yang mengakibatkan warga sekitarnya tidak bisa beraktivitas seperti biasanya. Jalan yang ditembok tersebut adalah akses keluar masuk pemukiman warga sebanyak 23 jiwa sehingga warga tersebut tidak bisa lewat. Tembok yang terbuat dari bahan bata ringan sudah berdiri sejak Sabtu (4/9) dengan tinggi sekitar 2 meter dan lebar sekitar 3 meter.

Joni (73) salah satu warga menceritakan, awalnya  dirinya membeli tanah yang saat berdiri beberapa rumah kepada almarhum H Hasan selaku pemilik lahan. Dulu pada tahun 1987,  Joni membeli tanah dari almarhum yang saat itu kanan kiri masih berupa hutan lantaran diberi akses jalan keluar masuk ke tanah yang dibelinya.

"Sewaktu saya masih nyewa di atas memang sudah ada jalan, namanya masih hutan belantara, rumah ini belum ada sampai ujung ujung. Pesantren (Subulus Salam) belum ada. Hutan,  cuma ada rumah ini pak RW sebelah ini sama Hotel Beriman, sama ruko depan situ," kata Joni di rumahnya, siang kemarin.

Dirinya sampaikan, harusnya dari pihak almarhum yang merevisi surat tanah yang ada ke BPN, namun hingga saat ini belum ada perubahan batas tanah. Dirinya juga berharap kepada istri almarhum yang saat ini masih hidup agar bisa memberikan pengarahan dan penjelasan kepada anak-anaknya terkait pembicaraan awal antara almarhum sewaktu masih hidup dengan Joni.

Warga lainnya, Suhartini (35) mengaku  tidak tahu kenapa jalan tersebut ditutup oleh ahli warisnya dan tidak memberi tahu akan ditembok. "Ahli waris itu memerintahkan tukang untuk menembok di sini saya juga kurang tahu permasalahan apa, intinya mereka menembok tanpa izin ke kami. Memang sertifikat tanah masuk dalam tanah sertifikat mereka. Biar bagaimanapun itu hak mereka tapi kan kita hidup di negara yang menjunjung keadilan kami meminta untuk hak akses jalan," katanya.

Suhartini juga sampaikan, agar bisa beraktivitas pihaknya membuat tangga di samping rumah dihubungkan ke lahan kosong sebagai jalan alternatif yang mungkin agak beresiko. "Kami minta solusi bagaimana perasaan anda yang sudah menutup jalan kami, ada 7 kepala keluarga yang mesti beraktifitas ada anak-anak yang mau ngaji di sini,"imbuhnya.  

Akses jalan yang ditembok tersebut, menurut Suhartini sudah ada sejak 35 tahun yang lalu selain itu jalan tersebut juga masuk dalam peningkatan jalan semeninasi oleh Pemerintah Kota Balikpapan . "Karena ini jalan sudah 35 tahun dan ini jalan sudah masuk dalam peningkatan jalan semenisasi oleh Pemkot dan itu di tanggal 24 Desenber 2019,"  jelasnya.

Sementara itu, di lokasi yang berbeda ahli waris dari pemilik tanah Rusdi (44) mengatakan bahwa pihaknya membuat pagar tersebut tidak mendadak.

Pihaknya dan pemilik rumah sudah melakukan tahapan mediasi."Pemagaran itu tidak ujug-ujug langsung dipagar proses ini sudah masuk bulan ke lima baru kami melakukan pemagaran," kata Rusdi saat ditemui di Perumahan Pupuk Balikpapan.

Rusdi tambahkan, bahwa lahan tersebut akan dijual dan sudah ada calon pembeli. Hanya saja dia ingin meyakinkan kepada pembeli bahwa tanah tersebut tidak ada permasalahan atau sengketa.

"Lahan tersebut rencana akan dijual dan ada pihak pembeli meminta diyakinkan bahwa sertifikat itu tidak bermasalah,"jelasnya.

Selain itu, dia juga mengatakan bahwa sesuai surat BPN jalan akses warga tersebut bukan sebagai fasilitas umum."Sesuai dengan sertifikat tanah resmi yang dikeluarkan dari BPN, jalan tersebut bukan fasilitas umum," imbuhnya.

Selain itu, sebelum dilakukan pemagaran pihaknya sudah memberikan pilihan kepada warga untuk bisa melakukan kegiatan sehari-hari dengan lancar dan difasilitasi oleh pihak RT dan lurah.

"Sebelum dilakukan penembokan sudah diberikan opsi sudah kami tawarkan dan difasilitasi mulai dari RT. Cuma waktu difasilitasi Lurah,  pihak yang di sana tidak mau datang," jelasnya lagi. Terkait kasus yang ada tersebut, Rusdi mengatakan dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan juga bisa melalui proses hukum jika ada yang dirasa melanggar hukum.

Sementara itu Lurah Batu Ampar Mardanus saat dikonfirmasi terkait hal tersebut menyampaikan pihaknya juga sudah memfasilitasi permasalahan yang ada diantara kedua belah pihak. Rencananya Rabu (8/9)  hari ini, pihak kelurahan dan para pihak yaitu Joni dan juga almarhum akan dipertemukan kembali di kantor Kelurahan Batu Ampar untuk mencari jalan terbaik agar permasalahan bisa segera selesai. "Rencana Rabu akan ada pertemuan dengan para pihak di kantor kelurahan untuk mencari solusi terbaik," kata Mardanus.  (jam/ono)

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 September 2021 13:58

Tiga Bocah Terseret Ombak, Satu Meninggal

Waspada apabila mandi di pantai karena saat ini air laut…

Minggu, 19 September 2021 11:00
Verifikasi 10 Besar Ditangani Pusat

AYO YANG MINAT..!! Pemkot Buka Lowongan Calon Pimpinan Baznas Balikpapan

Menjelang berakhirnya masa jabatan pimpinan Baznas Kota Balikpapan pada Desember…

Minggu, 19 September 2021 10:59

Rumah Tertimbun Tanah, Satu Keluarga Ngungsi

Sebuah rumah di RT 39 Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan milik…

Sabtu, 18 September 2021 13:04

Usulan Penurunan Target PAD Balikpapan Ditolak DPRD

Usulan Pemerintah Kota Balikpapan untuk menurunkan target Pendapatan Asli Daerah…

Jumat, 17 September 2021 11:54

Kena Refocusing Anggaran, Tahun Ini Tak Ada Bangunan Kelas Baru

Pemerintah Kota Balikpapan memastikan tidak ada penambahan ruang kelas baru…

Jumat, 17 September 2021 11:12

Longsor di Km 15 Balikpapan Semakin Parah, Belasan Rumah Warga Hancur, Ada yang Rata dengan Jalan

Longsor yang terjadi di Jl Sungai  Wain RT 33 Km…

Jumat, 17 September 2021 10:51

Jalan Sudirman di Balikpapan Makin Cantik..!!

Pemerintah Kota Balikpapan berencana  mempercantik dan memperindah estetika kota. Salah…

Kamis, 16 September 2021 11:16

Jalan Sudirman di Balikpapan Makin Cantik..!!Sudirman Dipercantik

Pemerintah Kota Balikpapan berencana  mempercantik dan memperindah estetika kota. Salah…

Kamis, 16 September 2021 10:40

Jelang BPJS Kesehatan Gratis di Balikpapan, yang Pindah ke Kelas 3 Melonjak 3

Jumlah peserta BPJS Kesehatan mandiri yang mengajukan penurunan ke kelas…

Rabu, 15 September 2021 11:09

Proyek Jargas Libatkan Pihak Swasta

Pemerintah Kota Balikpapan siap mendukung target pembangunan Jaringan Gas (Jargas)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers