MANAGED BY:
SELASA
30 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Jumat, 15 Oktober 2021 14:23
Penyelidikan Pemerkosaan 3 Anak Dibuka Lagi, Polri Terbitkan LP Baru
Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, penyelidikan dimulai lagi berdasarkan hasil pemeriksaan pribadi yang dilakukan ibu korban terhadap ketiga anaknya di Rumah sakit Vale Sorowako pada 31 Oktober 2019. (Anita Permata Dewi/Antara)

 Polri memastikan akan memulai lagi penyelidikan kasus dugaan pemerkosaan kepada 3 anak oleh ayah kandung di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Saat ini sudah ada laporan baru tipe A atau yang dibuat oleh polisi untuk membuka kembali penyelidikan.

Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, penyelidikan dimulai lagi berdasarkan hasil pemeriksaan pribadi yang dilakukan ibu korban terhadap ketiga anaknya di Rumah sakit Vale Sorowako pada 31 Oktober 2019. Saat itu dokter spesialis anak, Imelda menemukan adanya peradangan pada dubur dan vagina korban.

“Tim sudah melakukan penyelidikan, mengambil keterangan dalam bentuk BAP kepada dokter IM (Imelda), dokter yang melakukan pemeriksaan terhadap ketiga korban di RS Vale Sorowako,” kata Ramadhan kepada wartawan, Jumat (15/10). Dengan diterbitkannya laporan tipe A ini maka penyidik akan mendalami kembali penyebab peradangan di bagian intim korban. Pasalnya, hasil visum yang dilakukan oleh Puskesmas Malili pada 15 Oktober 2019 oleh dokter Nurul, tidak ditemukan kelainan pada organ vital korban.

Hasil itu juga sejalan dengan pemeriksaan yang dilakukan dokter Deni Mathius di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar pada 24 Oktober 2021 yang menyatakan tak ditemukan adanya kelainan. “Sehingga penyidik akan mendalami peristiwa tempus atau waktu mulai tanggal 25 sampai 31 Oktober 2019,” jelas Ramadhan.

Sebelumnya, viral di media sosial terkait penghentian kasus dugaan pencabulan kepada 3 anak di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Kasus ini dilaporkan oleh ibu korban berinisial L. Terlapornya adalah mantan suaminya. 

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, kasus tersebut dilaporkan ke Polres Luwu Timur pada 2019 silam. Penyidik sudah pernah melakukan penyelidikan hingga dilakukan gelar perkara.

“Kesimpulan dari gelar perkara Itu adalah tidak cukup bukti. Sekali lagi, tidak cukup bukti yang terkait dengan tindak pidana pencabulan tersebut. Oleh karena tidak cukup bukti, maka dikeluarkan lah surat penghentian penyidikan,” kata Rusdi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (7/10).

Kendati demikian, Rusdi menyampaikan, meski telah diterbitkan SP3, kasus tersebut tidak berakhir begitu saja. Penyidik masih berpeluang membuka kembali kasus tersebut. (jpc)


BACA JUGA

Senin, 29 November 2021 10:27

KABUR KE SAMARINDA, PENCURI MOTOR VIRAL DIRINGKUS

EA (27) tidak menyangka, jika awal November 2021 lalu akan…

Senin, 29 November 2021 10:06

KUMAT..!! Residivis Berulah Lagi, Curi Tas Berisi Perhiasan

Hukuman penjara belum tentu membuat sang pelaku kejahatan jera. Banyak…

Kamis, 25 November 2021 13:44

Diamankan Tim Ganteng-Ganteng, Penipu COD Viral Ternyata Umurnya Masih 16 Tahun

Penipu dengan modus cash on delivery (COD) yang sempat viral…

Kamis, 25 November 2021 13:35

Penipu COD Yang Viral Itu Diringkus

Penipu dengan modus cash on delivery (COD) yang sempat viral…

Jumat, 19 November 2021 13:00

Kasian..!! Darto, Si Penjual Salome Tertipu Beli Motor Secara Online

Seorang pria bernama Dartowiyono, warga Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah…

Kamis, 18 November 2021 10:03

Januari hingga November, Sudah 6,1 Kg Sabu Diungkap Polresta Balikpapan

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Balikpapan pada awal November 2021…

Rabu, 17 November 2021 14:20

Wartawati Jadi Korban Pelecehan Seksual, Pelaku Menunjukkan Alat Kelamin

Tindakan pelecehan seksual bisa menimpa siapapun terutama kepada perempuan dan…

Rabu, 17 November 2021 13:51

Licik, IRT Gelapkan Motor Sewaan

 Apa yang dilakukan oleh ibu rumah tangga (IRT) berinisial NL…

Jumat, 12 November 2021 10:26

Polda Kaltim Masih Dalami Dugaan Pencabulan di Lembaga Pendidikan

Jajaran Polda Kaltim hingga saat ini masih melakukan proses hukum…

Kamis, 11 November 2021 11:25

Staf Administrasi Kontraktor Dihajar Satpam DPU

Sial benar nasib seorang staf administrasi  kontraktor berinisial AN (22).…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers