MANAGED BY:
SELASA
30 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Jumat, 12 November 2021 10:13
Anjal Makin Banyak, Kasatpol PP Bilang Balikpapan Butuh Rumah Singgah untuk Anak Jalanan
Zulkifli

Selama pandemi Covid-19, jumlah anak jalanan yang beroperasi di beberapa simpangan lampu merah dan fasilitas publik lainnya di Kota Balikpapan terus meningkat.

Hal ini tentunya membutuhkan sikap tegas aparat terkait karena keberadaan anak jalan ini dinilai sangat meresahkan masyarakat dan membahayakan pengguna jalan bermotor.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Balikpapan Zulkifli mengatakan, pihaknya telah beberapa kali melakukan upaya penertiban, namun selalu muncul kembali.

“Ini menjadi kelemahan kita, ketika kita tertibkan, kita tangkap, kita serahkan ke dinas sosial kemudian ke orangtuanya. Besok muncul lagi,” kata pria yang akrab disapa Zul ini kepada wartawan, Kamis (11/11).

Masih terus muncul anak jalanan ini, menurut Zul, disebabkan oleh tidak adanya fasilitas rumah singgah permanen yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Balikpapan, dalam memberikan pembinaan kepada anak jalanan yang terjaring dalam kegiatan penertiban.

Ia menerangkan bahwa keberadaan rumah singgah ini sangat penting, karena sangat bermanfaat dalam memberikan pembinaan kepada anak jalanan yang terjaring serta memberikan pengajaran, keterampilan dan pemahaman agar tidak kembali ke jalan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, ia menjelaskan, untuk saat ini pihaknya tengah menyiapkan personel PSJ (Penjaga Simpang Jalan) untuk melakukan penertiban kepada anjal yang berada di setiap simpang lampu merah yang ada Kota Balikpapan.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan kerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan untuk memberikan pengumuman dengan pengeras suara yang berada di setiap lampu merah kepada para anjal yang berada di simpang lampu merah. “Selama pandemi Covid-19 ini jumlah anjal juga semakin banyak. Bukan hanya itu, anak-anak dan orang dewasa juga banyak yang berjualan tisu di simpang lampu merah. Jika dilihat anjal tersebut juga banyak dari luar daerah. Tapi juga banyak warga kota Balikpapan,” pungkasnya. (MAULANA/KPFM)


BACA JUGA

Senin, 29 November 2021 10:13

Ada 16 Orang Ikut Seleksi Calon Pimpinan Baznas Balikpapan, Wali Kota akan Pilih 5 Nama

Sebanyak 14 calon pimpinan Badan Ambil Zakat Nasional (Baznas) Kota…

Senin, 29 November 2021 10:07

CATAT..!! Pengumuman Kenaikan UMK Balikpapan Paling Lambat 30 November

Pemerintah Kota Balikpapan mengirimkan usulan kenaikan standar Upah Minimum Kota…

Kamis, 25 November 2021 13:41

Usai Cekcok dengan Istri, Pria Ini Minum Racun

Seorang pria berinisial RA (25) harus dilarikan ke Puskemas Manggar,…

Sabtu, 20 November 2021 13:08

Angka Harian Covid-19 di Balikpapan Turun Drastis

Upaya memutus mata ratai penyebaran dan penularan Covid-19, Pemerintah Kota…

Jumat, 19 November 2021 13:17

Masyarakat Kecam Tambang Batu Bara Ilegal

Aktifitas tambang batu bara ilegal yang terjadi ini diwilayah Km…

Rabu, 17 November 2021 14:19

2022, Pemkot Siapkan Bantuan Seragam Sekolah

Pemerintah Kota Balikpapan berencana merealisasikan program bantuan penyediaan seragam bagi…

Senin, 15 November 2021 15:29

Uang Rp 130 Juta Dalam Brankas Dibobol Bekas Karyawan

Sebuah kantor perusahaan ekpedisi  yaitu Ninja Ekspres yang berada di…

Senin, 15 November 2021 15:27

Dinkes Balikpapan Ziarah Makam Nakes Korban Covid-19

Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang diperingati setiap tanggal 12 November…

Sabtu, 13 November 2021 13:46

Vaksin Anak Umur Dibawah 12 Tahun Tinggal Tunggu Waktu

 Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun tinggal menunggu waktu.…

Jumat, 12 November 2021 14:30

Cakupan Vaksin Sudah 94 Persen untuk Pelajar Balikpapan, PTM SMA Mau Dilaksanakan?

Cakupan pemberian vaksinasi Covid-19 dosis pertama bagi pelajar di Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers