MANAGED BY:
SENIN
03 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 12 November 2021 10:25
Bapak Korban Minta Pelaku Dihukum Mati

Tuntutan Hukuman Dianggap Terlalu Ringan

KELUARGA KORBAN: Kuswanto ayah almarhumah Kiki dan keluarganya hadir menyaksikan pembacaan tuntutan

USAI pembacaan tuntutan hukuman kepada terdakwa Praka M Abdul Mutholib (MAM), Sugiyem (51) ibu korban histeris menjerit di  dekat pintu masuk ruang sidang Pengadilan Militer  (Dilmil) 1-07 Balikpapan. “Anak  saya mati, tuntutan cuma 20 tahun, nggak adil,” ucapnya dengan suara keras sambil bergegas keluar gedung Dilmil. Kuswanto ayah almarhumah Rizki Ramadani juga tampak emosi, matanya memerah, suaranya bergetar. “Saya ini rakyat kecil, cuma mau minta keadilan, hukum berat pembunuh anak saya. Dia (Praka MAM) seorang aparat negara, tahu hukum. Kalau membunuh ya dihukum  mati,” ujarnya.

Pria pensiunan PNS  Zidam VI/Mulawarman ini beranggapan, tuntutan hukuman penjara 20 tahun dan tambahan pemecatan dari anggota TNI AD kepada Praka MAM adalah terlalu ringan. “Sudah ringan, masih minta keringanan lagi,” imbuh warga Perumahan Adiguna Unggul, Graha Indah, Balikpapan Utara.

Dia mengatakan, sikap Praka MAM berterus terang dan mengakui kesalahan menjadi pertimbangan Oditur Militer adalah tidak tepat. Karena perbuatan pembunuhan yang dilakukan oleh Praka MAM sangat kejam dan susah diungkap.  Karena Praka MAM membuat rekayasa, sandirawa dan membohongi banyak orang. Bahkan komandan dan Kasdam VI/Mulawarman  dibohongi Praka MAM.  “Bayangkan, selama 1 bulan 14 hari, dia berbelit-belit, bersandiwara berusaha menutupi kejahatannya, berusaha menghilangkan jejak dengan membakar semua barang bukti. Kan sudah kelihatan kekejaman dia,” imbuh Kuswanto.

Karena itulah, Kuswanto dan keluarganya sangat berharap agar majelis hakim Dilmil 1-07 Balikpapan menjatuhkan vonis hukuman mati kepada Praka MAM. “Ya, kami   sangat berharap Tholib (terdakwa) dihukum mati. Kami berharap majelis hakim mengeluarkan putusan hukuman mati. Itu baru adil,” ujar Kuswanto dengan mata berkaca-kaca. (ono)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Oktober 2022 10:18
Kesulitan Lacak Penderita HIV/AIDS, Diskes Turun ke THM

Di Berau, Delapan Bulan Terjadi 17 Kasus HIV/AIDS

Penyakit mematikan yang menyerang kekebalan tubuh manusia masih jadi ancaman…

Jumat, 30 September 2022 11:40

PARAH..!! Tambang Batu Bara Ilegal Merambah BOSF

Aktivitas tambang batu bara ilegal kembali dibongkar Polda Kaltim. Kali…

Jumat, 30 September 2022 11:39

GAWAT MEMANG..!! Bulan September, DBD di Balikpapan Sudah 400 Kasus, 3 Orang Meninggal

Seorang anak yang masih berusia tiga tahun di Kota Balikpapan…

Jumat, 30 September 2022 11:36

Tumben..!! Lowongannya Banyak, Tapi Job Market Fair di Balikpapan Kurang Peminat

Tingkat partisipasi masyarakat dalam mengikuti kegiatan job market fair yang…

Rabu, 28 September 2022 10:33

Kakak Beradik WNA China Ditimpas di Lokasi Tambang, Satu Tewas, Satunya Lagi Luka-Luka

 Kakak beradik yang juga petinggi di perusahaan batu bara di…

Selasa, 27 September 2022 10:15

Pembakar Istri di Balikpapan Belum Bisa Dimintai Keterangan

 Seorang suami berinisial YS (50) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap…

Selasa, 27 September 2022 10:14

WADUH..!! DP3 Temukan Tiga Hewan Ternak di Balikpapan Positif PMK

Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan menemukan adanya…

Selasa, 27 September 2022 10:07

Polda Kaltim Bekuk Pemodal Tambang Ilegal di Bukit Tengkorak

Ditreskrimsus Polda Kaltim membongkar tambang ilegal di Bukit Tengkorak, Desa…

Senin, 26 September 2022 12:00

Kecelakaan di Km 24 Balikpapan, Sopir Truk Maut Ternyata Konsumsi Sabu

 Agus, sopir truk self loader pengangkut excavator dalam kasus kecelakaan…

Senin, 26 September 2022 10:21

Waspada! Kasus DBD Mengancam Kaltim

Provinsi Kaltim menduduki urutan paling tinggi di luar pulau jawa…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers