MANAGED BY:
SELASA
30 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Jumat, 12 November 2021 10:29
Dilaporkan, Satpam DPU Pelaku Pemukulan Malah Lapor Balik ke Polisi
BUKTI LAPORAN: Potongan rekaman CCTV kasus pemukulan di kantor DPU. Pelapor telah mengamankan bukti CCTV sebagai dasar laporan ke Polresta Balikpapan

Kasus pengeroyokan dan pemukulan  seorang staf kontraktor yang dilakukan satpam Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan, Selasa (9/11) siang  bakal panjang. Karena si satpam terduga pelaku tidak tinggal diam. Setelah dilaporkan ke Polresta Balikpapan, dia melaporkan  balik staf kontraktor yang dikeroyok dan dipukulinya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro.

"Masih dalam proses penyidikan. Dua-duanya saling melapor. Korban orang sipil melapor, dari satpam juga melapor karena dipukul juga sama korban," kata Rengga Puspo Saputro,  Kamis (11/11).

Rengga menjelaskan, bahwa korban lebih dahulu melakukan pemukulan terhadap satpam DPU. "Korban mulai duluan mukul, lagi proses kita dalami lagi fakta-faktanya," jelasnya.

Lebih lanjut Rengga menyampaikan, pihaknya telah menerima dua laporan yaitu dari pihak sipil yaitu staf kontraktor dan juga mendapatkan laporan dari pihak satpam DPU dan pihaknya belum menetapkan tersangka.

"Ada dua laporan, yang pertama warga sipil. Yang kedua satpam DPU. Kami masih proses penyidikan," tegasnya. Rengga menambahkan lagi, awal terjadi pengeroyokan adalah terjadi cek cok diantara mereka. "Ini awal juga ada cekcok dan saling memukul," imbuhnya.

"Jadi saya tegaskan ya, jadi ada dua laporan. Dari pihak korban warga sipil yang dipukul satpam dan ada juga laporan yang kedua pihak satpam yang mengaku dipukul oleh orang sipil ini juga. Jadi kami lakukan penyidikan dua duanya," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang staf administrasi  kontraktor berinisial AN (22) dihajar satpam yang berjaga di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Balikpapan saat sedang mengurus tagihan pembayaran proyek.   Korban adalah karyawan  CV Jaya Risky. Kasus pemukulan tersebut  berbuntut pajang karena pihak kontraktor tidak terima dan melaporkan kepada polisi.

"Kami telah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian dan sudah masuk Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Informasi yang saya dapat dari Kanit Jatanras Polresta Balikpapan, hari ini mau dikoordinasikan bersama timnya untuk melakukan penjemputan kepada oknum satpam DPU," ujar Penanggung jawab CV Jaya Risky sekaligus keluarga korban Iwan Setiawan Batubara kepada Balikpapan Pos, Rabu (10/11).

Ia menjelaskan, kasus pemukulan terjadi pada hari Selasa (9/11) pukul 13:30 Wita. Awalnya AN ingin bertemu dengan pejabat Bidang SDA atau Drainase DPU Kota Balikpapan. Karena ada berkas yang harus ditandatangani. Saat ingin menemui pejabat Bidang SDA atau Drainase DPU, pejabat tersebut sedang tidak berada di kantor. “Sehingga staf saya (AN) menelepon saya. Lalu saya bilang tunggu aja di situ sampai beliau datang,” ujar Iwan.

Sekitar 10 menit kemudian AN  menelepon Iwan mengatakan bahwa dikeroyok dan dihajar oleh satpam DPU. “Lalu saya meluncur ke DPU, rupanya AN sudah dikejar pelaku sampai depan BSCC Dome, kemudian ditolong sama gojek. Selanjutnya saya membawa masuk AN ke dalam mobil untuk diamankan. Di dalam mobil,  AN masih saja dikejar oleh satpam DPU. Kemudian dari DPU saya melapor ke Polresta Balikpapan,” imbuh Iwan.

Kepala DPU Kota Balikpapan Muhammad Andi Yusri Ramli saat dikonfirmasi Balikpapan Pos mengatakan, saat kejadian tersebut berada di kantor, tetapi tidak tahu kalau ada keributan. “Saat saya keluar dari ruangan salah satu staf mengatakan bahwa tadi barusan ada kejadian perkelahian,” ujar Yusri. Dia mengatakan, pemicunya karena staf adminstrasi CV Jaya Risky menunggu di lantai atas, tapi disuruh menunggu dibawah  oleh satpam. Sebab harus sama seperti yang lainnya, jika ingin menunggu harus di lantai bawah. “Untuk saat ini kasusnya sudah ditangani oleh pihak berwajib. Semoga kasus ini segera selesai," harap Yusri. (jam/ono)


BACA JUGA

Senin, 29 November 2021 10:13

Ada 16 Orang Ikut Seleksi Calon Pimpinan Baznas Balikpapan, Wali Kota akan Pilih 5 Nama

Sebanyak 14 calon pimpinan Badan Ambil Zakat Nasional (Baznas) Kota…

Senin, 29 November 2021 10:07

CATAT..!! Pengumuman Kenaikan UMK Balikpapan Paling Lambat 30 November

Pemerintah Kota Balikpapan mengirimkan usulan kenaikan standar Upah Minimum Kota…

Kamis, 25 November 2021 13:41

Usai Cekcok dengan Istri, Pria Ini Minum Racun

Seorang pria berinisial RA (25) harus dilarikan ke Puskemas Manggar,…

Sabtu, 20 November 2021 13:08

Angka Harian Covid-19 di Balikpapan Turun Drastis

Upaya memutus mata ratai penyebaran dan penularan Covid-19, Pemerintah Kota…

Jumat, 19 November 2021 13:17

Masyarakat Kecam Tambang Batu Bara Ilegal

Aktifitas tambang batu bara ilegal yang terjadi ini diwilayah Km…

Rabu, 17 November 2021 14:19

2022, Pemkot Siapkan Bantuan Seragam Sekolah

Pemerintah Kota Balikpapan berencana merealisasikan program bantuan penyediaan seragam bagi…

Senin, 15 November 2021 15:29

Uang Rp 130 Juta Dalam Brankas Dibobol Bekas Karyawan

Sebuah kantor perusahaan ekpedisi  yaitu Ninja Ekspres yang berada di…

Senin, 15 November 2021 15:27

Dinkes Balikpapan Ziarah Makam Nakes Korban Covid-19

Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang diperingati setiap tanggal 12 November…

Sabtu, 13 November 2021 13:46

Vaksin Anak Umur Dibawah 12 Tahun Tinggal Tunggu Waktu

 Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun tinggal menunggu waktu.…

Jumat, 12 November 2021 14:30

Cakupan Vaksin Sudah 94 Persen untuk Pelajar Balikpapan, PTM SMA Mau Dilaksanakan?

Cakupan pemberian vaksinasi Covid-19 dosis pertama bagi pelajar di Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers