MANAGED BY:
KAMIS
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Minggu, 28 November 2021 11:43
Jalan Berlubang Telan Nyawa, Korban atau Masyarakat Bisa Gugat Pemkot
ilustrasi perbaikan jalan rusak

KEJADIAN kecelakaan tunggal di Jalan Soekarno-Hatta Bontang, karena kondisi akses yang memprihatinkan menjadi sorotan. Pengamat hukum Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah, ikut menyoroti soal kerusakan itu menjadi tanggung jawab Pemkot Bontang.

“Secara hukum, jalan yang rusak itu tanggung jawab penyelenggara jalan, dalam hal ini pemerintah, tergantung wilayah jalan berada,” katanya. Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 24 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Jika jalan tidak diperbaiki, maka dapat dikenakan sanksi pidana, tergantung derajat akibat yang ditimbulkan. Kalau jalan berakibat luka ringan dan atau kerusakan kendaraan, maka ancaman pidananya diatur di Pasal 273 Ayat (1).

Tertera bahwa setiap penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki jalan yang rusak yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 Ayat (1) sehingga menimbulkan korban luka ringan dan atau kerusakan kendaraan dan atau barang, dipidana dengan penjara paling lama 6 bulan atau denda paling banyak Rp 12 juta.

Sementara itu, poin tiga dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada Ayat 1 mengakibatkan orang lain meninggal dunia, pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp 120 juta.

“Jadi menurut saya, untuk memberikan pelajaran kepada pemerintah, dalam hal ini sebagai penyelenggara jalan, masyarakat atau keluarga yang menjadi korban akibat jalan rusak. Harus berani mengajukan tuntutan secara hukum, dengan melaporkannya kepada pihak berwajib. Ini berguna agar kejadian serupa tidak terjadi lagi, dan jalan-rusak segera diperbaiki,” tuturnya

Metode pertama yang bisa dilakukan, harus korban yang mengajukan tuntutan hukum. Metode lainnya, meskipun bukan korban, masyarakat bisa mengajukan gugatan hukum kepada pemerintah melalui gugatan citizen lawsuit. Gugatan ini ditujukan agar pemerintah mengakui kelalaiannya dan harus memperbaiki jalan sebagai akses publik.

Untuk diketahui, berdasarkan pantauan Kaltim Post, terdapat 55 titik kerusakan di penghubung Kelurahan Gunung Telihan dengan Bontang Lestari ini. Skala kerusakan mulai dari kecil, sedang, hingga berat. Perinciannya, 30 titik di jalur sebelah kiri jika dari pusat kota ke Bontang Lestari.

Sementara jalur satunya ada 25 titik kerusakan. Bentuk kerusakan mencakup kondisi jalan berlubang, bergelombang, hingga ruas jalan terkelupas total. Akibatnya kendaraan yang melintas harus menurunkan kecepatan jika berada di titik kerusakan terparah.

Ditambah jika malam hari di sebagian titik belum terpasang penerangan jalan umum. (*/ak/ind/k8)

 



BACA JUGA

Minggu, 28 November 2021 11:43

Jalan Berlubang Telan Nyawa, Korban atau Masyarakat Bisa Gugat Pemkot

KEJADIAN kecelakaan tunggal di Jalan Soekarno-Hatta Bontang, karena kondisi akses…

Minggu, 28 November 2021 11:41

Nyawa Melayang di Jalan Berlubang

Perlu solusi cepat dan konkret untuk menyelesaikan kerusakan Jalan Soekarno-Hatta.…

Senin, 01 November 2021 12:04

Cek Nih, Ada Objek Wisata Baru di IKN yang Menjanjikan

SAMARINDA - Anggota DPRD Kaltim Herliana Yanti menuturkan, pihaknya mendukung…

Minggu, 06 Juni 2021 12:14

Sudah Diresmikan, Tapi Halte Simpang Raya Belum Difungsikan

SENDAWAR–Halte dibangun pemerintah daerah demi menjaga keselamatan para penumpang angkutan…

Kamis, 27 Mei 2021 12:22

Khairuddin Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kandilo

Diduga mengalami gangguan mental, Khairuddin (39) menerjunkan diri ke Sungai…

Jumat, 14 Mei 2021 12:40

CURIGA ..!! Pematangan Lahan Tanpa Izin di Samarinda, Diduga untuk Tambang Ilegal

Dinas Pertanahan Kota Samarinda bersama Satpol-PP melakukan penyegelan alat berat,…

Jumat, 05 Februari 2021 12:06

Pasar Pondong Tak Kunjung Difungsikan

Pembangunan pasar di Desa Pondong, Kecamatan Kuaro, dilakukan sejak tahun…

Minggu, 24 Januari 2021 11:06

Mayat Perempuan Ngapung Bikin Geger

Seorang wanita ditemukan tak bernyawa dalam kondisi mengapung. Lokasi kejadian…

Kamis, 17 September 2020 12:44

Kencing di Pinggir Jalan, Pria Ini Ditangkap Polisi

 SAMARINDA - Apes. Itulah yang dialami M Tajudinsyah. Warga Jalan…

Senin, 14 September 2020 13:13

Penikaman di Lambung Mangkurat, Diduga Bermotif Masalah Pribadi

SAMARINDA - Aksi penikaman yang terjadi di Jalan Lambung Mangkurat,…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers