MANAGED BY:
JUMAT
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 14 Januari 2022 10:11
Oknum Polisi yang Aniaya Kekasih Jadi Tersangka
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Vincenthius Thirdy Hadmiarso

Bripda RZ (23), oknum anggota polisi di Polda Kaltim yang dilaporkan menganiaya seorang perempuan berinisial AJ beberapa waktu lalu resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Vincenthius Thirdy Hadmiarso membenarkan perihal tersebut saat diwawancarai awak media, Selasa (11/1). “Iya, yang bersangkutan sudah ditetapkan tersangka dan ditahan di Polresta,” katanya. Thirdy memastikan, tersangka tetap diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Untuk tindak pidana yang dilakukan masih kita proses. Masih terus kita lakukan pemeriksaan terhadap yang pelaku,” ungkapnya.

Sejauh ini belum diketahui pasti penyebab RZ melakukan penganiayaan tersebut. Termasuk soal cemburu, masih didalami. Sebab keduanya memiliki hubungan spesial. “Indikasinya seperti itu (cemburu). Yang bersangkutan sama teman wanitanya ini berpacaran. Sampai sekarang kita masih menggali, mengapa bersangkutan melakukan pemukulan terhadap teman wanitanya,” ucapnya.

Soal kemungkinan pelanggaran kode etik, Thirdy menyebut nantinya akan dilakukan sidang oleh Polda Kaltim. “Proses kode etik dilaksanakan di Polda. Karena pelaku bertugas di sana,” tandasnya. Diketahui, aksi penganiayaan yang dilakukan Bripda RZ terhadap kekasihnya AJ pada, Sabtu (1/1). Saat itu pelaku memang sudah menunggu korban di kosan kawasan Gunung Malang. Tanpa basa-basi, RZ langsung melayangkan bogem ke wajah AJ. Hingga menyebabkan memar di bagian mata dan bibir.

“Setelah menganiaya, RZ sempat tidur di kamar kos korban. Saat pelaku tidur ini korban menyelinap dan dibantu temannya laporan ke Polresta Balikpapan,” tutur Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutejo. Yusuf memastikan, Polda Kaltim tidak akan memberi toleransi kepada anggotanya yang melakukan tindak pidana. “Proses hukum berjalan sesuai dengan undang-undang pidana yang berlaku,” sebutnya.
Setelah pidananya putus, nanti yang bersangkutan akan menjalani sidang kode etik. “Ancaman paling beratnya PTDH atau pemecatan,” tutup Yusuf. (Fredy Janu/Kpfm)


BACA JUGA

Kamis, 26 Mei 2022 13:05

Ratusan Pengembang di Balikpapan Belum Serahkan Fasum dan Fasos ke Pemkot

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Perda Nomor 5 tahun 2013 tentang…

Rabu, 25 Mei 2022 13:22

Akibat Luka Bakar, Korban Kebakaran Kilang Pertamina Alami Trauma

Tiga orang korban kebakaran kilang Pertamina Balikpapan yang saat ini…

Senin, 23 Mei 2022 10:57

LSM Lingkungan Kritisi Penambangan Pasir Pantai di Balikpapan

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkar Daya Konservasi Alam (Lingdaka) mengkristisi…

Senin, 23 Mei 2022 10:54

Biar Makin Cantik, Taman Siring Kandilo Segera Ditata

 Dalam waktu dekat salah satu tempat favorit masyarakat Kabupaten Paser,…

Senin, 23 Mei 2022 10:47

Anggaran Proyek RS Balikpapan Barat Membengkak, Ini Alasannya

Dinas Kesehatan Kota Balikpapan mengajukan penambahan biaya dalam proyek pengerjaan…

Sabtu, 21 Mei 2022 12:25

Sudah Lunas, Jamaah Haji Tak Perlu Tambah Biaya

Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan memastikan tidak ada penambahan biaya…

Jumat, 20 Mei 2022 12:06

Tak Ada Anggaran untuk Ganti Rugi Lahan RS Barat

Pemerintah Kota Balikpapan memastikan tidak mengalokasikan anggaran untuk pemberian ganti…

Rabu, 18 Mei 2022 10:03

Di Balikpapan, 9 Perusahaan Tunggak THR

Sebanyak sembilan perusahaan di Kota Balikpapan dilaporkan tidak memenuhi kewajiban…

Senin, 16 Mei 2022 10:34

Musibah di Kilang Balikpapan, Satu Orang Jadi Korban

 Musibah kebakaran terjadi di kawasan Kilang Balikpapan PT Kilang Pertamina…

Senin, 16 Mei 2022 10:31

Gotong Royong Berujung Maut, Dua Orang Kena Timpas, Satu Tewas

Warga yang bermukim di Jalan Tepo RT 10 Kelurahan Karang…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers