MANAGED BY:
MINGGU
14 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Senin, 14 Februari 2022 10:59
KENAPA INI..??! Dinsos Paser Keluhkan Update Data Kepesertaan BPJS melalui Aplikasi SIKS-NG Dibatasi
Abdul Kadir

Semakin bertambahnya jumlah penduduk di Kabupaten Paser untuk mendapatkan pelayanan BPJS Kesehatan gratis yang merupakan salah satu program prioritas pada kepemimpinan Bupati Paser dr.Fahmi Fadli dan Wakil Bupati Paser Hj. Syarifah Masitah Assegaf, membuat Dinas Sosial (Dinsos) Paser terus melakukan pembaruan data masyarakat yang sudah terakomodir BPJS Kesehatan. Sampai saat ini Dinsos tetap menampung permohonan kepesertaan masyarakat dalam memperoleh BPJS Kesehatan yang disetorkan oleh Pemerintah Desa (Pemdes). Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Paser, Abdul Kadir.

Dijelaskan, seluruh berkas yang disetorkan oleh pihak desa akan dimasukkan ke aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG). Namun dalam proses update data melalui SIKS-NG terkadang sering mengalami kendala, pasalnya dari pusat melakukan pembatasan.

"Meskipun terkendala hal itu, kami tetap selalu coba mengupdate data masyarakat yang ingin memperoleh BPJS Kesehatan," kata Abdul Kadir, Jumat (11/2).

Setiap bulannya Dinsos hanya diberi waktu 4 sampai 5 hari untuk proses update data permohonan masyarakat yang ingin terdaftar kepesertaannya di BPJS Kesehatan. Walaupun demikian, Dinsos tetap mengakomodir data-data masyarakat yang disetor oleh pihak desa, dengan menginput datanya terlebih dahulu ke aplikasi SIKS-NG.

"Jadi tidak tiap hari updatenya. Kalau jadwal penyetoran berkas sudah kami terima, maka kami akan langsung kirim datanya ke pusat," ujarnya.

Abdul Kadir menjelaskan, sementara ini Dinsos tengah melakukan verifikasi data di masing-masing desa, untuk dilakukan pembaruan data jumlah penduduk. Hal itu dilakukan pasalnya kerap ditemukan adanya nama masyarakat yang sudah meninggal namun kepesertaannya masih aktif.

"Pihak keluarga tidak melapor ke kami, ini yang masih kami perbaiki. Jika pendataan sudah dilakukan, dan ditemukan adanya masyarakat yang meninggal dan masih terdaftar di BPJS Kesehatan, maka kepesertaannya akan diganti," paparnya.

Diterangkan, pengalihan kepesertaan BPJS Kesehatan tidak hanya diberlakukan bagi masyarakat yang sudah meninggal dunia, namun hal itu juga berlaku bagi yang pindah domisili.

"Jadi tidak wajib lagi kita danai, baik itu tingkat 2 provinsi dan pusat, jadi itu yang sedang kami verifikasi," tuturnya.

Sejauh ini masyarakat yang sudah terakomodir BPJS Kesehatan di wilayah Paser sudah mencapai 97 persen lebih.

"Namun kita masih merapikan datanya, karena ada data yang pesertanya telah meninggal tapi masih terdaftar," ungkapnya.

Dalam mengakomodir kepesertaan BPJS Kesehatan, Dinsos bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Paser. Hal itu dikarenakan Dinsos hanya bertugas melakukan pendataan masyarakat yang ingin mendaftar, sementara untuk masalah administratifnya dilakukan oleh Dinkes.

"Kalau syaratnya itu, pihak desa tinggal mengusulkan berkas ke Dinsos Paser, kemudian data yang diusulkan tersebut diinput ke aplikasi SIKS-NG. Setelah itu, kita laporkan lagi ke pihak BPJS untuk penerbitan kartunya," bebernya.

Mengenai layanan Universal Health Coverage (UHC) atau Cakupan Kesehatan Semesta, kata Abdul Kadir, masih dievaluasi oleh Pemerintah Provinsi Kaltim. Jika UHC itu sudah ada, semisal masyarakat melakukan pendaftaran, maka waktu itu juga sudah bisa mendapat pelayanan.

Jadi sifatnya langsung bisa difungsikan tanpa menunggu proses lama. Beda halnya jika pendaftaran kepesertaan BPJS, membutuhkan waktu 14 hari baru bisa mendapat pelayanan.

"Makanya kita kejar kepesertaan BPJS dulu, karena pemberlakuan UHC itu harus 95 persen ke atas masyarakat yang terdaftar kepesertaannya," pungkasnya. (tom/cal)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 13 Agustus 2022 11:29

Pemandangan Alam yang Masih Asri di Nui Sae Desa Long Gelang Long Ikis

Bagi para wisatawan  yang memiliki hobi camping, objek wisata Nui…

Rabu, 10 Agustus 2022 12:33

Karutan Usulkan Pembangunan Rutan Tanah Grogot

Kepala Rutan Kelas II B Tanah Grogot Doni Handriansyah mengunjungi…

Sabtu, 06 Agustus 2022 12:33

Daya Tampung Ruang Tunggu RS Ini Terbatas, Ini Kata Wabup Paser

Banyaknya keluhan dari masyarakat terkait pelayanan kesehatan di RSUD Panglima…

Sabtu, 06 Agustus 2022 12:31

Jalan dan Jembatan Rusak, Objek Wisata Sumber Air Panas Danom Layong Sepi Pengunjung

Bagi para wisatawan lokal yang ingin merasakan sensasi berendam air…

Rabu, 03 Agustus 2022 14:42

Empat Sapi Terindikasi PMK Dimusnahkan Polsek Muara Komam

Tiga ekor sapi yang diindikasi terkena virus penyakit mulut dan…

Kamis, 28 Juli 2022 14:10

Warga Keluhkan Bus Antar Jemput Karyawan

Adanya kegiatan antar jemput karyawan perusahaan, yang menggunakan bus di…

Kamis, 28 Juli 2022 14:08

Pekebun Sawit Minta Harga TBS Sesuai Aturan Kementan

 Meski telah ada surat edaran yang diterbitkan Kementerian Pertanian (Kementan)…

Rabu, 27 Juli 2022 09:28

Ban Pecah, Truk Pengangkut CPO Terguling

Sebuah truk pengangkut Crude Palm Oil (CPO) yang melintas di…

Selasa, 26 Juli 2022 10:46

Dishub Paser Bakal Batasi Pemakaian BBM Bersubsidi

Masyarakat Kabupaten bakal bersiap-siap untuk menghemat penggunaan bahan bakar minyak…

Jumat, 22 Juli 2022 10:27

Pembangunan Sarpras Pantai Pasir Mayang, Anggaran Diajukan di Perubahan

Objek wisata Pantai Pasir Mayang yang berada di Desa Pasir…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers