MANAGED BY:
SENIN
08 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Jumat, 22 April 2022 12:18
Penyalahguna Solar Subsidi Nelayan Ditangkap
Polisi beber tersangka dan barang bukti.

 Dua pelaku penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar berhasil diamankan jajaran Polresta Balikpapan dan Polsek Balikpapan Timur, Rabu, 14 April 2022 lalu. Adalah THA (68) pemilik kendaraan juga pembeli BBM solar subsidi, dan KMR (42) selaku penjual BBM solar subsidi. Keduanya ditangkap di Jalan Mulawarman, Tritip, Balikpapan Timur sekitar pukul 12.30 Wita.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Vincentius Thirdy Hadmiarso menjelaskan, pengungkapan kasus berawal adanya laporan dari masyarakat. Bahwa di Jalan Mulawarman, Tritip, Balikpapan Timur sering transaksi penyalahgunaan solar yang disubsidi pemerintah.
Berbekal informasi tersebut, jajaran Satreskrim Polresta Balikpapan bersama Polsek Balikpapan Timur melakukan penyelidikan di lokasi. Sekira pukul 11.30 Wita, anggota polisi mencurigai seseorang yang mengendarai mobil Kijang Kapsul warna biru.

“Dari kecurigaan itu, anggota melakukan pengamanan terhadap pengendara berinisial THA itu. Selanjutnya dilakukan penggeledahan dalam mobil. Ditemukan lima buah jerigen berisi solar subsidi sebanyak 150 liter,” kata Thirdy saat konfrensi pers pengungkapan kasus, Kamis (21/4).

Karena terbukti, THA langsung ditangkap beserta kendaraan yang digunakan mengangkut solar tersebut. Selanjutnya, kepolisian melakukan pengembanganan. Hasilnya, seorang tersangka lagi diringkus. Yakni KMR selaku penjual BBM solar subsidi. “Saat diinterograsi, pelaku THA mengaku mendapatkan solar subsidi dari KMR. Kemudian anggota bergerak melakukan penangkapan,” ungkap Thirdy.

Saat dimintai keterangan, tersangka KMR menyebut jika dirinya mengambil BBM solar subsidi di SPBN atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan di Manggar, dengan harga Rp 5.150 per liter. Selanjutnya solar tersebut dijual kemabali kepada THA dengan harga Rp 8.500.
“Oleh tersangka THA solar dijual lagi secara eceran dengan harga Rp 9.500 per liter. Artinya di sini ada penyalahgunaan solar subdisi. Yang seharusnya untuk nelayan, namun diperdagangkan eceran,” ucapnya.

Thirdy melanjutkan, aktivitas terlarang itu sudah dilakukan para tersangka sekira tiga bulan belakangan. Hingga akhirnya terbongkar, dan para pelaku terancam merayakan hari raya Idulfitri di balik jeruji besi. “Para pelaku melanggar Pasal 40 Ayat 9 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja. Ancaman penjara paling lama enam tahun dan denda paling tinggi 60 miliar,” ucap Thirdy. (Fredy Janu/Kpfm)

loading...

BACA JUGA

Senin, 08 Agustus 2022 10:01

Waspada..!! Di Balikpapan Ada Maling yang Incar Ban Motor

 Kasus pencurian onderdil kendaraan bermotor belakangan ini kian marak di…

Kamis, 04 Agustus 2022 12:25

Mau Pulang Kampung, Pria Tua Meninggal di Halaman Masjid

Warga Jalan Yos Sudarso RT 9, Kelurahan Prapatan, Balikpapan Kota,…

Kamis, 04 Agustus 2022 12:24

Di Balikpapan, Guru Ngaji Cabuli Anak Dibawah Umur

Biadab. Kata tersebut tampaknya sangat tepat untuk menggambarkan perilaku seorang…

Senin, 01 Agustus 2022 11:02

Kejari Samarinda Jemput Terpidana Kasus Perpajakan

Terjadi keramaian di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan,…

Rabu, 27 Juli 2022 09:25

Suami Istri Kompak Curi Emas

Jajaran Polsek Balikpapan Utara mengamankan pasangan suami istri (pasutri) berinisial…

Selasa, 26 Juli 2022 13:11
Divonis 7,5 Tahun Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Autis Center

PARAH..!! Satu Tersangka Lahan Bandara Tersangkut Kasus Lain

BONTANG – Kejaksaan Negeri Bontang telah menetapkan dua tersangka atas…

Selasa, 26 Juli 2022 10:49

Polisi Dalami Kasus Pengeroyokan di Depan BIC

 Polsek Balikpapan Selatan telah menerima laporan dari korban yang diduga…

Senin, 25 Juli 2022 12:46

Pengusaha Mebel Dirugikan Pihak Perusahaan, Kepolisian Sebut Masuk Perkara Perdata

 Salah warga pelaku usaha mebel di Kecamatan Kuaro, Hj Karmila…

Sabtu, 23 Juli 2022 12:41

Salah Gunakan BBM Subsidi, Pemilik SPBBN di Manggar Diancam Penjara 6 Tahun

 Pemilik salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBBN) di…

Jumat, 22 Juli 2022 10:25

Lama Hilang, Ternyata Ditemukan Sudah Tinggal Tulang Belulang

Warga Prona Indah, Sepinggan, Balikpapan Selatan, digegerkan dengan temuan jasad…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers