MANAGED BY:
RABU
06 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Sabtu, 21 Mei 2022 12:22
Ada Lapak Diduga Ilegal, UPTD Pasar Senaken Sudah Berikan Teguran Kedua
PASAR: Petugas UPTD Pasar Senaken saat melakukan teguran kepada para pedagang yang menempati lapak yang diduga illegal.

Adanya dugaan beberapa lapak yang tidak masuk dalam daftar database UPTD Pasar Induk Penyembolum Senaken, membuat petugas melakukan penertiban kepada beberapa lapak yang diduga illegal, tepatnya di area blok sayur.

Kepala UPTD Pasar Induk Penyembolum Senaken, Norman Kristardhi mengatakan, adanya dugaan lapak ilegal tersebut sudah sejak lama terjadi dan ditempati para pedagang yang berjualan di lokasi tersebut. Dia pun tidak mengetahui penyebab lapak tersebut tidak masuk dalam database.

"Kurang lebih ada 8 lapak yang kami lakukan teguran. Mereka sudah menempati sejak lama, usai pasar lama yang berada di depan Kandilo Plaza terbakar dan dipindah ke sini. kebijakan juga berganti-ganti, mungkin saja ada yang back up supaya mereka bisa berdagang di sini," kata Norman, Kamis (19/5).

Norman melanjutkan, adanya lapak yang diduga ilegal tersebut, pihaknya telah melakukan peneguran sebanyak 2 kali pada tahun ini dengan cara pendekatan persuasif. Hal itu dilakukan agar situasi tetap kondusif dapat ditolerir dan bisa tetap diatur.

"Kami lakukan hal itu berupaya supaya tetap kondusif saja. Intinya masih bisa ditolerir saat diminta untuk bergeser, karena akses jalan masuk mereka masih dapat diatur," ujarnya.

Disebutkan, wewenang UPTD pasar hanya dalam bentuk teguran. Ketika sudah 3 kali teguran tak juga digubris, selanjutnya dilakukan pemberkasan atas persetujuan Kepala Disperindagkop dan UKM Paser, kemudian mengeluarkan surat ke penyidik pegawai negeri sipil (PNS) untuk ditindaklanjuti.

"Teguran ketiga melakukan pemberkasan melalui persetujuan kepala dinas, kemudian bersurat kepada penyidik untuk lanjutnya," jelasnya.

Norman menambahkan, dengan adanya bangunan lapak yang diduga ilegal tersebut, tentunya berdampak pada pedagang sayur di belakang pasar. Pasalnya kendaraan roda 4 sulit untuk masuk ketika hendak melakukan bongkar muat barang dagangan.

"Memang jalan aspal itu luasnya sisa satu meter saja, dan keluhan dari pedagang blok sayur tidak bisa masuk pikap untuk ngedrop barang ke dalam," tandasnya. (tom/cal)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 30 Juni 2022 12:58

Pemkab Paser Butuh Inspektur Tambang

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser segera mengusulkan kepada Dinas Energi Sumber…

Selasa, 28 Juni 2022 11:10

DUH..!! Kabupaten Paser Posisi 4 Darurat Narkoba di Kaltim

Peringati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2022, yang jatuh tiap…

Jumat, 24 Juni 2022 10:48

Kades Random Keluhkan Putusnya Jembatan Penghubung

 Akses jalan yang menghubungkan antar desa yang berada di Desa…

Jumat, 24 Juni 2022 10:47

Pencemaran Lingkungan oleh Perusahaan Belum Ada Perbaikan, DLH Siap Layangkan Teguran ke-3

Dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh pabrik kelapa sawit (PKS)…

Kamis, 23 Juni 2022 13:06
Tuntut Kewajiban Perusahaan Penuhi Pembangunan Kebun Plasma

Ratusan Warga dari 4 Desa Hentikan Aktivitas PT MMMA

Ratusan warga dari 4 desa yang berada di Kecamatan Batu…

Rabu, 22 Juni 2022 13:11

Paser Wilayah Potensial untuk Investasi

Mewakili Bupati Paser dr.Fahmi Fadli, Wakil Bupati Paser Hj Syarifah…

Jumat, 17 Juni 2022 10:54

Bawaslu Paser Cari Pemantau Pemilu

TAHAPAN Pemilu resmi dimulai pada 14 Juni 2022 oleh Komisi…

Jumat, 17 Juni 2022 10:29

Pembangunan Rumah Adat di Paser Dapat Suntikan Rp 1,6 Miliar

TANA PASER–Pembangunan Rumah Adat di Kilometer 9 Desa Janju, Kecamatan…

Selasa, 14 Juni 2022 12:52

Oknum Dosen Cabul Menunggu Putusan Kasasi

Pelaku pencabulan terhadap seorang gadis di bawah umur yang masih…

Senin, 13 Juni 2022 11:44

Aktivitas Tambang di Paser Telan Korban Jiwa

Aktivitas tambang batu bara di Kabupaten Paser baru-baru ini telah…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers