MANAGED BY:
RABU
06 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Rabu, 25 Mei 2022 13:17
Dualisme Pengelola Pasar Roya Bayu Masih Berlarut
PECAHKAN MASALAH: DPRD Paser melakukan RDP bersama pihak terkait, membahas dualisme pengelola Pasar Roya Bayu di Desa Simpang Pait, Kecamatan Long Ikis

DPRD Paser mengelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama pihak terkait, untuk membahas persoalan adanya dualisme antara Pemerintah Desa Pait dengan pihak pengelola pasar lama yang dalam hal ini diketuai oleh Ahmad Sahli alias Ahmad Piyek, dalam pengelolaan Pasar Roya Bayu yang berada di Desa Simpang Pait, Kecamatan Long Ikis.

Wakil Ketua DPRD Paser Fadly Imawan mengatakan, DPRD Paser mempertanyakan mengapa persoalan ini masih terus berlarut-larut, padahal sebelumnya sudah pernah dibahas oleh pengurus lama dan pengurus baru serta instansi terkait yang difasilitasi oleh pemerintah daerah yang dihadiri oleh sekretaris daerah (sekda) pada saat itu. Namun sampai sekarang tidak ada titik temu dalam permasalahan ini.

"Ini yang menimbulkan pertanyaan mengapa permasalahan ini tak kunjung selesai," kata Fadli Imawan, Senin (23/5).

Fadly melanjutkan, dari penjelasan Kepala Desa Simpang Pait, Faisal Ridwan, persoalan ini awal mulanya sejak adanya SK Penjabat Bupati Paser Tahun 2016 tentang pencabutan SK Camat Long Ikis No.35/KEC-LI/2012, yang mana pengurus pasar lama sudah tidak dapat mengelola Pasar Roya Bayu berdasarkan SK Bupati tersebut. Lalu terbitlah SK Camat Long Ikis No. 44 Tahun 2020 yang salah satu poin dari SK tersebut berbunyi bahwa Kepala Desa Simpang Pait ditunjuk sebagai pengelola Pasar Roya Bayu.

"Atas dasar tersebut sehingga pihak desa merasa mempunyai hak dalam pengelolaan pasar tersebut, tetapi dari pihak pengelola pasar yang lama menolak SK camat tersebut, karena mereka merasa tidak dilibatkan dan diakomodir dalam kepengurusan atau pengelolaan pasar ini," jelasnya.

Fadly menerangkan, DPRD mencoba menawarkan kepada kedua pengurus pasar, baik yang baru maupun yang lama agar bisa bergabung menjadi satu organisasi, seperti yang sudah disepakati bersama dalam rapat 19 Maret 2021 silam, sehingga hal ini tidak berlarut-larut. Menurutnya, kedua pihak harus legowo, singkirkan ego masing-masing dan berbesar hati dalam mengelola pasar ini, demi kemajuan perekonomian Desa Pait itu sendiri.

"Pada saat RDP kami inginkan harus menghasilkan kesepakatan dari kedua pihak, serta kalau perlu dibuatkan berita acara kesepakatan dan ditandatangani oleh kedua belah pihak, sehingga masalah ini bisa clear dan tidak ada lagi menjadi sengketa diantara kedua belah pihak dan segera laporkan berita acara tersebut kepada bupati," paparnya.

Sementara itu, anggota DPRD Paser Hamransyah menambahkan, inti dari permasalahan ini harus ada kata sepakat, antara pengelola lama dengan pengelola baru, untuk bersama-sama mengelola pasar ini dalam satu organisasi yang baru.

"Kita harus fair, jangan karena ada penunjukan pengelola pasar yang baru, pengelola yang lama kita lupakan. Jasa mereka juga harus kita apresiasi, karena setahu saya merekalah perintis pertama pasar tersebut," ujarnya.

Hamransyah menambahkan, terkait dengan SK yang masing-masing pihak pengelola pasar pegang sebagai dasar mengelola pasar menurutnya hanya urusan administrasi saja, bisa dicabut dan dibuatkan SK yang baru yang didalamnya memuat orang-orang dari pengelola pasar yang lama dan yang baru dalam satu wadah organisasi, sehingga tidak ada lagi dualisme.

"Kami meminta pak camat dibantu oleh Dinas Perindagkop dan UKM segera mengakomodir hal ini dan laporkan kepada bupati melalui asisten yang hadir dalam RDP," tandasnya. (tom/cal)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 30 Juni 2022 12:58

Pemkab Paser Butuh Inspektur Tambang

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser segera mengusulkan kepada Dinas Energi Sumber…

Selasa, 28 Juni 2022 11:10

DUH..!! Kabupaten Paser Posisi 4 Darurat Narkoba di Kaltim

Peringati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2022, yang jatuh tiap…

Jumat, 24 Juni 2022 10:48

Kades Random Keluhkan Putusnya Jembatan Penghubung

 Akses jalan yang menghubungkan antar desa yang berada di Desa…

Jumat, 24 Juni 2022 10:47

Pencemaran Lingkungan oleh Perusahaan Belum Ada Perbaikan, DLH Siap Layangkan Teguran ke-3

Dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh pabrik kelapa sawit (PKS)…

Kamis, 23 Juni 2022 13:06
Tuntut Kewajiban Perusahaan Penuhi Pembangunan Kebun Plasma

Ratusan Warga dari 4 Desa Hentikan Aktivitas PT MMMA

Ratusan warga dari 4 desa yang berada di Kecamatan Batu…

Rabu, 22 Juni 2022 13:11

Paser Wilayah Potensial untuk Investasi

Mewakili Bupati Paser dr.Fahmi Fadli, Wakil Bupati Paser Hj Syarifah…

Jumat, 17 Juni 2022 10:54

Bawaslu Paser Cari Pemantau Pemilu

TAHAPAN Pemilu resmi dimulai pada 14 Juni 2022 oleh Komisi…

Jumat, 17 Juni 2022 10:29

Pembangunan Rumah Adat di Paser Dapat Suntikan Rp 1,6 Miliar

TANA PASER–Pembangunan Rumah Adat di Kilometer 9 Desa Janju, Kecamatan…

Selasa, 14 Juni 2022 12:52

Oknum Dosen Cabul Menunggu Putusan Kasasi

Pelaku pencabulan terhadap seorang gadis di bawah umur yang masih…

Senin, 13 Juni 2022 11:44

Aktivitas Tambang di Paser Telan Korban Jiwa

Aktivitas tambang batu bara di Kabupaten Paser baru-baru ini telah…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers