MANAGED BY:
SELASA
06 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Senin, 26 September 2022 10:21
Waspada! Kasus DBD Mengancam Kaltim
BERSIHKAN LINGKUNGAN:Warga diminta kembali aktif bergotong-royong setiap minggu guna mencegah penyebaran penyakit DBD yang kasusnya meningkat belakangan ini di beberapa wilayah di Kaltim.

Provinsi Kaltim menduduki urutan paling tinggi di luar pulau jawa temuan kasus demam berdarah dengue (DBD). Angka penyebaran kasus DBD di Kaltim masuk dalam 10 provinsi tertinggi di Indonesia. "Kita termasuk provinsi di luar jawa yang paling tinggi. Untuk itu, saya mengimbau sesuai perintah dari Bapak Gubernur kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi agar berkoordinasi dengan dinas kesehatan di kabupaten-kota yang ada di Kaltim," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim dr. Jaya Mualimin kepada wartawan, Minggu (25/9).

Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, jumlah temuan kasus DBD sampai dengan pertengahan Agustus, sudah mencapai 3.034 kasus. Dengan jumlah meninggal dunia sebanyak 4 orang.

Ia menjelaskan, jumlah tersebut, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, yang tercatat hanya berkisar pada angka 2.900 lebih kasus. "Untuk melakukan upaya-upaya dalam pencegahan penyebaran kasus demam berdarah. Kami meminta jajaran Dinas Kesehatan Provinsi, untuk melihat kesiapan  untuk menanggulangi penyebaran demam berdarah ini," terangnya.

"Kita juga meminta kepada Dinas Kesehatan Kota, dan Pemkot Balikpapan, pemerintah juga sudah mengeluarkan surat edaran. Dalam edaran tersebut Wali Kota Balikpapan, meminta kerja bakti masal dilakukan setiap hari minggu, untuk memberantas sarang nyamuk," ujarnya.

Dia mengungkapkan, pihaknya  tidak bisa melakukan upaya tanpa adanya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk, dengan menjaga kondisi lingkungan agar bersih dan tidak ada lagi sarang-sarang nyamuk.

"Karena nyamuk ini hidup di lingkungan yang tidak bersih dan ada genangan air," jelas dia.

Jaya juga meminta kepada kepala dinas kesehatan di kabupaten-kota untuk menyiapkan sarana dan prasarana dalam mengobati dan merawat pasien yang terindikasi DBD. Termasuk memastikan ketersediaan stok darah ketika ada pasien yang membutuhkan transfusi.

"Kalau Balikpapan masih menduduki urutan yang paling rendah, Yang paling tinggi itu Samarinda," ujarnya.

Sementara itu, Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarti yang akrab disapa Dio menyampaikan, untuk merespon arahan dari Kepala DKK Provinsi untuk mewaspadai peningkatan kasus demam berdarah, pihaknya telah melakukan beberapa hal.

Pertama adalah Pemkot Balikpapan telah menerbitkan Surat Edaran Wali Kota  yang ditujukan kepada lurah, camat, institusi pendidikan hingga ke tingkat RT, untuk mengaktifkan kembali kegiatan kerja bakti massal. Ditambah dengan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk yang dilaksanakan setiap minggu.

Terkait kewaspadaan ini, Dio menambahkan, pihaknya juga sudah menyampaikan ke sejumlah rumah sakit, dan Puskesmas untuk melakukan kewaspadaan deteksi sejak dini serta sistem rujukan yang lebih baik. Termasuk juga kepada PMI, agar mulai menyiapkan stok darah khususnya trombosit.

"Kami akan mengunakan abate dan fogging. Tapi fogging itu adalah alternatif terakhir, jika memang di lokasi ditemukan jentik yang meningkat. Jadi tidak semua daerah langsung di fogging," jelasnya.

Di Kota Balikpapan saat ini, menurutnya, secara akumulatif terdapat 610 kasus DBD, dengan 2 kasus kematian dimana rentang usia anak sampai remaja. Untuk di kecamatan yang tertinggi kasus terjadi di kecamatan Balikpapan Selatan, dan yang terendah terjadi di kawasan Kecamatan Balikpapan Timur.(djo/vie)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 06 Desember 2022 16:43

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 5/PG Buka Jalan untuk Para Petani

Dalam rangka mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed…

Selasa, 06 Desember 2022 14:26

Tahun Depan, Balikpapan Target Bebas Truk ODOL

 Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan Elvin Junaidi menargetkan pada tahun…

Selasa, 06 Desember 2022 14:24

Pemodal Tambang Ilegal Dibekuk Polisi

Tambang batubara ilegal masih marak di Kalimantan Timur (Kaltim). Aktivitas…

Selasa, 06 Desember 2022 14:23

Runway Bandara SAMS Sepinggan Retak

Landasan pacu atau runway di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman…

Sabtu, 03 Desember 2022 13:38

Di Balikpapan, Ada 188 Ribu Warga Tercover BPJS Kesehatan Gratis

 Jumlah data warga Kota Balikpapan tercover dalam program BPJS Kesehatan…

Sabtu, 26 November 2022 10:46
Termasuk 3 Ribuan Guru yang Terpaksa Tidak Bisa Mengajar

Pemkot Balikpapan Masih Mencari Simulasi Penghapusan Tenaga Honorer

Rencana penghapusan tenaga honorer pada awal tahun 2023 mendatang, termasuk…

Sabtu, 26 November 2022 10:25

Pelabuhan Samarinda dan Balikpapan Jadi Pilot Project Penerapan Single Submission

14 pelabuhan di Indonesia mulai menerapkan Layanan Single Submission Quarantine…

Jumat, 25 November 2022 11:33

Perekrutan 4 Kabiro dan 23 Direktur Badan Otorita IKN Diperpanjang

Perekrutan terbuka untuk mengisi jabatan empat kepala biro dan 23…

Kamis, 24 November 2022 10:44

DPRD Balikpapan Pertanyakan Dirut PDAM, Kenapa Masih Plt...?

 Hingga saat ini posisi jabatan Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung…

Kamis, 24 November 2022 10:41

Jangan Main-Main..!! Kejaksaan Balikpapan Awasi Proyek DAS Ampal

 Minimnya progress pengerjaan proyek DAS Ampal menjadi sorotan berbagai pihak. Pasalnya,…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers