MANAGED BY:
SELASA
06 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 27 September 2022 10:15
Pembakar Istri di Balikpapan Belum Bisa Dimintai Keterangan
TKP: Rumah kontrakan YS dan UA masih dipasangi police line. YS belum bisa dimintai keterangan oleh kepolisian karena masih dalam perawatan di rumah sakit.

 Seorang suami berinisial YS (50) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap istrinya UA (40) dengan cara dibakar hingga tewas pada Selasa (20/9) lalu, saat ini masih terbaring di rumah sakit. YS juga mengalami luka bakar dan percobaan bunuh diri menggunakan senjata tajam.

“Belum ada perkembangan, pelaku masih di rumah sakit,” kata Kapolresta Balikpapan, Kombespol Vincentius Thirdy Hadmiarso, Minggu (25/9).

Dikarenakan pelaku masih di rumah sakit, sehingga pihak kepolisian juga belum bisa melakukan pemeriksaan, begitu pula motif pelaku melakukan perbuatan tersebut.

"Kalau ada perkembangan, nanti kita sampaikan," tandas Thirdy.

Sebagaimana diketahui, warga di Jalan DR Sutomo RT 15 Kelurahan Karang Rejo, Balikpapan Tengah, pada Selasa (20/9) siang digegerkan dengan api yang muncul dari salah satu rumah warga. Api tersebut ternyata muncul dari rumah yang ditempati oleh YS beserta istrinya UA yang saat itu sedang cekcok masalah keluarga. Sadisnya, YS nekat membakar tubuh istrinya hingga mengalami luka bakar serius. Usai terbakar, UA sempat duduk bersandar di dinding sambil menangis dan menahan perih atas luka bakar yang dialami.

Salah satu tetangga korban yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, saat mendengar informasi tersebut dia langsung menuju lokasi terdengarnya teriakan. Dirinya melihat ada api yang muncul dari rumah korban dan selanjutnya ingin membantu memadamkan api, namun dirinya dikejutkan UA saat itu dalam keadaan terluka akibat terbakar.

"Saya tadi dengarnya ada kebakaran, pas saya masuk saya lihat ada seseorang yang dibakar di dalam rumah itu," kata pria ini.

Dia juga melihat YS mencoba melakukan bunuh diri dengan menyayat tangannya. "Saya tadi pas masuk ke rumah itu untuk memadamkan api, tiba-tiba kaget ada pria yang sedang membawa parang, ya saya langsung lari keluar," imbuhnya.

Saksi mata lainnya, Rabiatul Adawiyah yang merupakan tetangga korban mengatakan, penganiayaan terhadap UA terjadi sekira pukul 13.30 Wita. Saat itu, Rabiatul sedang duduk di teras rumah sebelum dikagetkan suara ledakan dan teriakan dari arah rumah kontrakan UA.

"Karena ada ledakan dan teriakan, saya mendatangi rumah korban. Pas masuk rumah, saya lihat korban dalam kondisi duduk di dapur di depan kamar mandi, sekujur tubuhnya mulai kepala sampai kaki sudah terbakar melepuh," ujar Rabiatul.

Korban UA, kata Rabiatul, juga sempat meminta tolong kepadanya. "Acil tolong, panas," kata Rabiatul menirukan ucapan UA.

Saat hendak menolong, YS tiba-tiba keluar dari kamar sambil menenteng parang dalam kondisi wajah dan badannya juga mengalami luka bakar. Melihat YS membawa senjata tajam, Rabiatul mengurungkan niat menolong dan segera keluar rumah.

"Saya takut, jadi saya langsung keluar rumah," imbuhnya.

Saat kejadian, anak pertama pasangan suami istri tersebut ada di sekitar rumah. Namun, karena diancam, dia tak bisa berbuat banyak.

"Tadi pas saya mencoba masuk, dia (anak korban) di luar rumah. Dia tidak berani masuk, karena diancam," ujar Rabiatul.

Usai warga melapor ke instansi terkait, tak berselang lama tiba dari jajaran pemadam kebakaran, TNI, Polri, dan relawan tiba dan melakukan evakuasi terhadap korban dan suaminya yang juga mengalami luka ke Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo (RSKD).  Sayangnya nyawa korban UA tak tertolong karena luka bakar serius di sekujur tubuhnya. Sedangkan pelaku YS harus menjalani perawatan intensif akibat luka bakar dan luka senjata tajam karena diduga ingin melakukan percobaan bunuh diri. (jam/cal)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 06 Desember 2022 16:43

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 5/PG Buka Jalan untuk Para Petani

Dalam rangka mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed…

Selasa, 06 Desember 2022 14:26

Tahun Depan, Balikpapan Target Bebas Truk ODOL

 Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan Elvin Junaidi menargetkan pada tahun…

Selasa, 06 Desember 2022 14:24

Pemodal Tambang Ilegal Dibekuk Polisi

Tambang batubara ilegal masih marak di Kalimantan Timur (Kaltim). Aktivitas…

Selasa, 06 Desember 2022 14:23

Runway Bandara SAMS Sepinggan Retak

Landasan pacu atau runway di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman…

Sabtu, 03 Desember 2022 13:38

Di Balikpapan, Ada 188 Ribu Warga Tercover BPJS Kesehatan Gratis

 Jumlah data warga Kota Balikpapan tercover dalam program BPJS Kesehatan…

Sabtu, 26 November 2022 10:46
Termasuk 3 Ribuan Guru yang Terpaksa Tidak Bisa Mengajar

Pemkot Balikpapan Masih Mencari Simulasi Penghapusan Tenaga Honorer

Rencana penghapusan tenaga honorer pada awal tahun 2023 mendatang, termasuk…

Sabtu, 26 November 2022 10:25

Pelabuhan Samarinda dan Balikpapan Jadi Pilot Project Penerapan Single Submission

14 pelabuhan di Indonesia mulai menerapkan Layanan Single Submission Quarantine…

Jumat, 25 November 2022 11:33

Perekrutan 4 Kabiro dan 23 Direktur Badan Otorita IKN Diperpanjang

Perekrutan terbuka untuk mengisi jabatan empat kepala biro dan 23…

Kamis, 24 November 2022 10:44

DPRD Balikpapan Pertanyakan Dirut PDAM, Kenapa Masih Plt...?

 Hingga saat ini posisi jabatan Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung…

Kamis, 24 November 2022 10:41

Jangan Main-Main..!! Kejaksaan Balikpapan Awasi Proyek DAS Ampal

 Minimnya progress pengerjaan proyek DAS Ampal menjadi sorotan berbagai pihak. Pasalnya,…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers