MANAGED BY:
SELASA
07 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Sabtu, 21 Januari 2023 13:17
Omzet Menurun, Pedagang Pasar Inpres Minta Biaya Retribusi Diturunkan
RETRIBUSI: Para pedagang Pasar Inpres Kebun Sayur meminta retribusi pasar diturunkan. Inzet Abidin. (Yudi Balpos)

Pedagang Pasar Inpres Kebun Sayur meminta agar besaran retribusi yang dikenakan oleh Pemerintah Kota Balikpapan diturunkan.

Hal itu karena besaran retribusi yang dikenakan sebesar Rp 235 ribu cukup memberatkan. Para pedagang mengusulkan agar besaran retribusi pasar yang dikenakan dapat diturunkan sebesar 50 persen.

Salah seorang pedagang permata di Pasar Inpres, Abidin menyampaikan, bahwa omzet penjualan terus menurun selama beberapa tahun belakang ini. Kondisi ini juga diperparah dengan pandemi Covid-19.

"Jauh turunnya, jauh sekali, karena aku sudah merasakan sekitar tujuh tahunan lah, yang parahnya di tambah tiga tahun dikarenakan pandemi Covid-19 ini," katanya ketika diwawancarai wartawan, Kamis (19/1)

Dulu, kata dia, siklusnya itu banyak pengunjung yang datang membeli batu permata, sekarang tidak seperti itu lagi.

"Kalau dulu laris semua biar kerajinan batu, dulu aja tas-tas manik pasti di bawa orang lewat pesawat. Sekarang siapa lagi, karena pesawat sudah mahal, bagasi tambahnya lagi," terangnya.

"Kita kalau penjual dulu minimal paling rendah dari target 60 persen, untuk saat ini tidak ada lagi persen-persenan kalau dapat ya dapat kalau nggak ya nggak, yang penting bertahan sudah," ujarnya.

Dikatakannya, untuk peminat batu permata itu masih ada batu mulia, seperti blue safir, kecubung, dan merah ruby, tapi harga tidak bisa mahal kayak dulu lagi sampai jutaan. Untuk sekarang, sesuai bujet orang.

"Artinya sudah turun, pembeli sudah turun daya belinya tidak bisa lagi yang mahal hanya standar bawah aja, itu pun sudah susah juga," kata dia.

Oleh karena itu, dia mengharapkan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan turut menurunkan retribusi pasar, yang dinilai Rp235 ribu cukup memberatkan di jaman sekarang.

"Itu belum beban sewa ruko. Kalau bagian yang di dalam mungkin Rp150 ribu. Tapi retribusi ini kita berharap ada kebijakan pemerintah minimal 50 persen kah," harapnya.

Begitu pula penjual batu permata lainnya, Syamsul Bahri mengaku hal serupa. Menurutnya pembeli yang berkunjung di Pasar Inpres Kebun Sayur ini lebih banyak dari laur daerah sebagai sovenir.

"Kalau berharap ke penduduk lokal susah mas, saya aja kalau ada pembeli misalnya dari Malaysia, saya tukarkan nomor sapa tau ada rekannya yang beli jadi tinggal kontak ke saya. Kalau dari pengunjung mungkin hanya lewat, jarang-jarang ada yang mau beli batu akik," pungkasnya (djo/han)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 07 Februari 2023 10:11

Tahun Ini, Dinkes Balikpapan Fokus Penanganan Diabetes

Dinas Kesehatan Kota Balikpapan akan memfokuskan sejumlah program untuk penanganan…

Selasa, 07 Februari 2023 10:10

LOH..!! Minyakita Hilang di Pasaran Balikpapan

Minyak goreng dengan merek Minyakita yang merupakan program pemerintah untuk…

Selasa, 07 Februari 2023 10:09

Knalpot Brong dan Pemuda Ugal-ugalan Jadi Atensi Polisi

enggunaan knalpot brong serta aktivitas kelompok pemuda yang ugal-ugalan belakangan…

Kamis, 02 Februari 2023 10:00

NJOP di Balikpapan Naik, Pemkot Jamin PBB Tak Ikut Naik

Pemerintah Kota Balikpapan mulai menerapkan penyesuaian besaran nilai jual objek…

Rabu, 01 Februari 2023 13:17

Pembangunan Gerbang Batas Kota Balikpapan Masuk Tahap Pembebasan Lahan

Pemerintah Kota Balikpapan berencana akan membangun gerbang batas Kota Balikpapan…

Rabu, 01 Februari 2023 13:16

Jalan Ditutup, Lima Sekolah di Balikpapan Terpaksa Belajar Daring

 Untuk memenuhi target penyelesaian pengerjaan proyek pengendali banjir DAS Ampal,…

Rabu, 01 Februari 2023 13:12

Padahal Cuaca Ekstrem, Tapi Nelayan di Balikpapan Tetap Melaut

Cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia, tidak…

Senin, 30 Januari 2023 12:46

Untuk Pembangunan SD di Perum Bukit Batuah, Pemkot Masih Tunggu Pemecahan Sertifikat dari BTN

Pembangunan sekolah dasar di Perumahan Pesona Bukit Batuah Graha Indah…

Sabtu, 28 Januari 2023 12:34

Proyek DAS Ampal, Bos Kontraktor Optimis Tembus Target 21 Persen Akhir Bulan Ini

Untuk mendukung penyelesaian pekerjaan proyek pengendali banjir DAS Ampal, Jalan…

Sabtu, 28 Januari 2023 12:32

Rekayasa Lalu Lintas Muara Rapak Terganjal Proyek Jalan

Rencana penerapan rekayasa lalu lintas kawasan Muara Rapak belum bisa…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers